Tanda Bahwa Suami Istri Telah Menjalani Pernikahan yang Bahagia

Tanda Bahwa Suami Istri Telah Menjalani Pernikahan yang Bahagia

Tanda Bahwa Suami Istri Telah Menjalani Pernikahan yang Bahagia – Rumah tangga terdiri dari satu atau lebih orang yang tinggal bersama-sama di sebuah tempat tinggal dan juga berbagi makanan atau akomodasi hidup, dan bisa terdiri dari satu keluarga atau sekelompok orang. Dalam menjalani kehidupan pernikahan, saling mencintai saja rupanya tak cukup. Ada banyak tantangan dan lika-liku kehidupan yang harus dilewati oleh pasangan suami istri.

Perkawinan adalah hubungan permanen antara laki-laki dan perempuan yang diakui sah oleh masyarakat yang bersangkutan yang berdasarkan atas peraturan perkawinan yang berlaku. Mama dan Papa mungkin pernah meragukan satu sama lain dan hubungan pernikahan ini. Pasalnya, beberapa kesalahpahaman, perbedaan pendapat hingga perselisihan kecil dapat terjadi hampir setiap harinya seakan tak bisa dihindari.

Nah, seperti apa kehidupan pernikahan yang sehat dan bahagia? Kali ini Poker Deposit 10000 telah merangkumnya dari berbagai sumber.

Yuk, disimak!

1. Mendiskusikan rencana masa depan dengan kepala dingin 
1. Mendiskusikan rencana masa depan kepala dingin 

Saat mendiskusikan rencana masa depan, biasanya akan timbul beberapa kecemasan dan rasa takut apabila salah mengambil keputusan. Misalnya, saat merencanakan tabungan pendidikan untuk anak.

Dalam hubungan yang sehat, pasangan suami istri akan menghadapinya tanpa rasa takut dan bersemangat menyambut masa depan. Saat berdiskusi kalian pun selalu terbuka dengan ide dan pendapat satu sama lain.

2. Pasangan suami istri tidak saling mengontrol 
2. Pasangan suami istri tidak saling mengontrol 

Dalam hubungan yang tak sehat, sesorang mencoba mengontrol kehidupan pasangannya dan memaksakan pandangannya pada mereka.

Banyak yang salah mengartikan perlakuan ini sebagai bentuk perhatian. Padahal kenyataannya, dia hanya ingin memegang kendali atas segalanya. Perlu diingat bahwa setiap orang tentunya punya privasi yang tidak boleh dilewati dan harus dihormati, sekalipun oleh pasangannya sendiri.

3. Kalian bangga terhadap pencapaian satu sama lain
3. Kalian bangga terhadap pencapaian satu sama lain 

Jika seseorang tidak merasa bangga saat melihat pasangannya meraih pencapaian terbesar dalam hidupnya. Hal ini menandakan hubungan mereka terdiri dari rasa persaingan. Berawal dari persaingan, tumbuhlah perasaan iri hati dan rendahnya harga diri.

Padahal keluarga yang sehat dan bahagia akan tulus berbahagia atas kesuksesan serta pencapaian pasangannya.

4. Kalian mencari solusi bersama setelah bertengkar 
4. Kalian mencari solusi bersama setelah bertengkar 

Konflik tak dapat dihindari dalam rumah tangga. Namun, hubungan pernikahan yang sehat adalah ketika pasangan suami istri tidak pernah mencoba untuk menyakiti perasaan satu sama lain setelah bertengkar.

Setelah bertengkar, mereka tidak saling memberi perlakuan diam selama berhari-hari. Mama dan Papa lebih fokus untuk mencari penyelesaian konflik tersebut dengan mencoba memahami pandangan dan posisi satu sama lain.

5. Tidak gampang cemburuan dan saling curiga
5. Tidak gampang cemburuan saling curiga

Cemburu yang berlebihan menandakan hubungan yang tidak sehat. Dia selalu cemburu kepada teman atau rekan kerja pasangannya.

Kecemburuan akan berkembang menjadi obsesi. Hal ini membuat seseorang menjadi sosok yang selalu mencurigai dan mengekang pasangannya. Padahal hubungan pernikahan yang sehat di landasi oleh rasa saling percaya.

6. Tidak mengeluh pada orang lain mengenai kebiasaan jelek suami 
6. Tidak mengeluh orang lain mengenai kebiasaan jelek suami 

Apakah Kamu sering mengeluh tentang kebiasaan jelek suami pada teman? Kamu juga kerap mengeluh bahwa hubungan ini sangat sulit dan membuat Kamu merasa tertekan seakan-akan kehidupan pernikahan ini telah hancur.

Namun, tahukah Kamu? Hal ini sebetulnya tidak ada gunanya dan tidak dapat menyelesaikan masalah. Mengadu pada teman tidak akan menghilangkan kebiasaan jelek suami.

Satu-satunya hal yang bisa Kamu lakukan, yakni bicara langsung dengan suami. Bicaralah dari hati ke hati dengannya dan saling mendengarkan.

7. Tidak perlu mencoba untuk mengubah satu sama lain 
7. Tidak perlu mencoba mengubah satu sama lain 

Hubungan pernikahan yang sehat di tandai dengan pasangan suami istri yang punya pemikiran dewasa. Mereka bisa menerima satu sama lain apa adanya, tanpa membandingkan orang yang mereka cintai dengan pasangan orang lain yang lebih cantik, pintar atau kaya.

Pasalnya ada juga seseorang tidak pernah merasa puas dan terus mencoba untuk mengubah pasangannya. Di mata mereka pasangannya selalu melakukan segala sesuatu dengan salah seperti cara mereka berpikir, berpenampilan, berbicara dan lainnya.

Padahal hal tersebut menjadi ciri khas yang menjadikan seseorang unik dan beda.

8. Tidak pernah menyalahkan satu sama lain 
8. Tidak pernah menyalahkan satu sama lain 

Alih-alih mencari solusi untuk suatu masalah, seseorang bisa jadi terus melimpahkan kesalahan pada pasangannya.

Ia bahkan tidak pernah berpikir dan merasa bahwa mungkin di alah akar penyebab masalahnya. Hal ini di karenakan lebih mudah untuk menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab.

Hubungan pernikahan yang sehat artinya pasangan suami istri bisa menjadi satu tim. Kalian saling menjaga, berpikir dan bertindak bersama, kemudian keduanya berani bertanggung jawab atas tindakan serta kesalahan mereka.