Risiko Inilah yang Akan Kamu tanggung jika Kamu Terlalu Bucin

Risiko Inilah yang Akan Kamu tanggung jika Kamu Terlalu Bucin

Risiko Inilah yang Akan Kamu tanggung jika Kamu Terlalu Bucin – Bagi anak-anak remaja dan golongan milenial, tentu sudah tidak asing dengan istilah bucin. Istilah bucin ini sempat populer pada beberapa waktu terakhir bahkan hingga kini masih sering disebut dalam percakapan sehari-hari. Biasanya istilah bucin digunakan untuk menyebut sepasang kekasih yang sedang dicandu asmara.

Dapat di pahami, budak cinta atau bucin adalah istilah yang digunakan ketika seseorang mempunyai dan memberikan cinta pada pasangan tanpa logika. Selain itu, budak cinta adalah perilaku yang cenderung memprioritaskan pasangan menjadi nomor satu bahkan melebihi dirinya sendiri. Lagi menjalani masa PDKT dengan sang pujaan hati, tentu kamu mau melakukannya secara totalitas, dong. Ya, namanya juga sedang berusaha mengambil hatinya, masa mau setengah-setengah, sih?

Memang niatmu itu bagus, ingin memberikan yang terbaik buat si Club388 Indonesia dia, supaya perasaannya lekas luluh dan kalian bisa happy ending alias jadian. Akan tetapi perlu di ingat bahwa apa yang kamu lakukan ini gak boleh berlebihan, lho. Tanggung risiko berikut, kalau sampai kamu jadi bucin ke gebetan yang belum tentu membalas rasa cintamu itu. Gak mau, kan pada akhirnya kamu sendiri yang tersiksa?

1. Hanya kamu yang terus berkorban demi dirinya
5 Risiko yang Harus Ditanggung jika Kamu Terlalu Cinta sama Gebetan

Tanpa di sadari rasa cinta dan sayangmu ke dia sudah gak bisa di kontrol lagi. Artinya, kamu menyayangi dia bahkan melebihi rasa sayangmu ke diri sendiri. Maka gak heran kalau selama ini cuma kamu seorang yang berkorban. Sementara dia tinggal terima jadi saja.

Misalnya, tiap kali mau pergi kencan selalu kamu yang ribet dengan segala persiapan. Mulai dari mencari tempat yang sesuai dengan seleranya, mengantar-jemput si dia, sampai membayar semua tagihan makan kalian berdua. Di sisi lain, dia gak pernah, tuh melakukan sesuatu demi menyenangkan dirimu.

2. Jadi sulit membedakan mana yang benar dan salah karena telanjur di butakan oleh cinta
5 Risiko yang Harus Ditanggung jika Kamu Terlalu Cinta sama Gebetan

Sebenarnya teman-teman dekatmu sudah pernah mengingatkan, kalau kamu itu kelewat baik sama gebetan. Tapi sayangnya, dirimu terlanjur di butakan oleh cinta. Alhasil, kamu kesulitan membedakan mana hal yang benar dan salah. Logikamu gak bisa lagi di pakai untuk berpikir jernih.

Masa iya, kamu berkali-kali keluar uang dan tenaga yang gak sedikit buat dia, tapi gak pernah merasa di rugikan? Orang yang melihat tingkahmu saja merasa risi, kok. Sebaiknya, kalau ada yang memberikan nasihat, dengarkan dulu dengan baik. Coba bandingkan sama kondisimu sekarang. Kalau memang ada benarnya, gak salah kok kamu menuruti masukan mereka. Toh, ini buat kebaikanmu juga.

3. Otomatis kamu jadi berharap terlalu tinggi, bahwa kalian nantinya bisa segera jadian
5 Risiko yang Harus Ditanggung jika Kamu Terlalu Cinta sama Gebetan

Telanjur jadi budak cinta, maklum kalau memang saat ini kamu sangat berharap bisa segera jadian dengannya. Menurut kacamatamu, sih si dia punya perasaan dan niat yang sama, kok. Cuma mungkin masih nunggu waktu yang pas buat mengakuinya. Aduh, coba di pikir logis, deh. Kalau memang kalian sudah klop satu sama lain, buat apa di tunda-tunda lagi?

Jangan-jangan hanya kamu, nih yang berharap berlebihan. Sementara gebetanmu gak pernah membayangkan kalian akan jadi sepasang kekasih suatu hari nanti. Nah, lekas sadar, deh keburu malu dan kesal sendiri nanti.

4. Bukan gak mungkin dia malah memanfaatkan kebaikanmu demi kepentingan dirinya sendiri
5 Risiko yang Harus Ditanggung jika Kamu Terlalu Cinta sama Gebetan

Melihatmu yang selalu total berusaha membuatnya bahagia, menjadikan kesempatan buat gebetanmu untuk mengambil keuntungan. Ya, benar, gak cuma aktivitas berdagang saja yang menghasilkan laba. Masa-masa pendekatan juga punya keuntungannya sendiri, lho.

Tidak menutup kemungkinan kalau gebetanmu punya niat buruk dan tega memanfaatkan keadaan. Tahu kamu sayang banget padanya, makanya dia jadi punya peluang untuk memperdayamu demi ambil untung buat dirinya sendiri. Misalnya, gebetanmu mulai berani minta di belikan barang-barang mahal sebagai hadiah. Tekor, deh.

5. Kalau pada akhirnya kalian gak jadian, tentu itu akan jadi pukulan telak bagimu
5 Risiko yang Harus Ditanggung jika Kamu Terlalu Cinta sama Gebetan

Coba pikirkan, deh kalau pada akhirnya kalian gagal jadian, siapa yang paling sedih? Tentu saja bukan dia, tapi kamu sendiri. Sebab sejak awal memang gebetanmu gak punya niat ke sana.

Tadinya si dia punya keinginan buat pacaran denganmu, tapi setelah menjalani masa PDKT, dia sadar kalian gak cocok. Nah, sementara kamu sudah telanjur cinta mati, nih. Wajar kalau kenyataan ini menjadi pukulan telak bagimu.

Mencintai dan menyayangi seseorang itu secukupnya saja. Di tambah lagi status kalian masih sebatas gebetan, bukan pacar apalagi keluarga. Beruntung kalau gebetanmu masih punya niat baik. Tahu kamu cinta mati padanya, dia gak mau kasih harapan palsu. Kalau memang gak suka, ya bakal langsung bilang di awal. Sebaliknya, jika niat si dia buruk, ya beginilah hasilnya. Kamu sendiri yang jatuh dan di rugikan.