Inilah Alasan Mengapa Hubungan Gak Pernah Akur & Selalu Ribut

Inilah Alasan Mengapa Hubungan Gak Pernah Akur & Selalu Ribut

Inilah Alasan Mengapa Hubungan Gak Pernah Akur & Selalu Ribut – Cinta adalah perasaan yang mendalam. Bahkan kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan apa makna cinta sebenarnya. Jika Anda mencintai ayah atau ibu, Anda akan melakukan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi keinginan mereka.

Cinta adalah ketika Anda sadar bahwa orang yang Anda cintai tersebut tidak dapat tergantikan dan Anda tidak akan membiarkan ia pergi untuk alasan apapun.Hubungan asmara dasarnya gak akan selamanya berjalan mulus.

Selalu ada saja masalah yang membuat hubunganmu dengan pasangan lebih banyak ributnya dibanding hal bahagia dan romantis. Tetapi, hal ini tidak pernah terjadi begitu saja, sedikitnya ada lima alasan hubunganmu dengan pasangan gak pernah akur alias selalu ribut.

1. Selalu mengedepankan ego masing-masing
5 Alasan Kamu Gak Pernah Akur dengan Pasangan, Ribut Terus!

Kita semua harusnya sadar bahwa menurunkan ego dalam hubungan sangatlah penting. Kamu gak boleh mementingkan ego diri sendiri karena kehidupan yang kamu jalani harus berbagi dengan pasangan.

Jika kamu dan pasangan selalu mengedepankan ego masing-masing, hubungan tersebut tidak akan pernah berjalan dengan baik. Hanyalah pertengkaran yang akan kamu dapatkan. Cobalah menurunkan egomu sedikit.

2. Suka menuduh tanpa ada bukti
5 Alasan Kamu Gak Pernah Akur dengan Pasangan, Ribut Terus!

Hubungan asmara sangat kental dengan yang namanya pengkhianatan. Namun, masih banyak orang yang menuduh pasangannya melakukan sesuatu di luar batasan yang ada.

Padahal, suka menuduh tanpa bukti yang jelas bisa membuat pasanganmu merasa risih. Alhasil, hubunganmu dengannya tidak pernah akur sama sekali karena banyaknya tuduhan yang tidak jelas. Sebelum menuduh, coba pikirkan dengan kepala dingin dulu.

3. Mudah emosi tanpa mencari solusi penyelesaian
5 Alasan Kamu Gak Pernah Akur dengan Pasangan, Ribut Terus!

Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, sesulit apa pun itu. Namun, hubungan asmara tidak sesederhana yang kita bayangkan. Bahkan, lebih banyak yang mengedepankan emosi dibanding mencari solusi penyelesaiannya.

Padahal, hal inilah yang menjadi pemicu di balik hubungan yang gak pernah damai. Setiap masalah selalu ditanggapi dengan emosi yang membara. Ujung-ujungnya akan saling menyalahkan satu sama lain.

4. Mudah tersinggung dengan perkataan pasangan
5 Alasan Kamu Gak Pernah Akur dengan Pasangan, Ribut Terus!

Mudah tersinggung tidak hanya terjadi di lingkup pertemanan atau komunitas saja, namun juga dalam hubungan asmara. Di saat kamu membahas segala sesuatu yang sifatnya sensitif, ada kemungkinan pasanganmu merasa direndahkan dan dirugikan.

Sifat mudah tersinggung itu bisa membawa kamu pada hubungan yang gak baik. Selalu ada saja hal yang diributkan karena mudah tersinggung tadi, meski awalnya hanya sebatas candaan semata.

5. Terjadi salah paham karena ketidaktahuan
5 Alasan Kamu Gak Pernah Akur dengan Pasangan, Ribut Terus!

Salah paham dalam hubungan asmara rasanya bukan hal aneh. Segala hal yang dasarnya tidak ada kejelasan bisa menjadi masalah yang berbuntut panjang.

Pada akhirnya, terjadi banyak pertengkaran karena salah paham tersebut. Tidak ada hal yang membuat hubunganmu bisa kembali akur, apalagi sering terjadi kesalahpahaman karena ketidaktahuan.

Intinya, cinta dan kasih sayang adalah dua perasaan yang tidak bisa dipisahkan. Kasih sayang adalah langkah pertama menuju cinta. Sedangkan cinta adalah gabungan dari rasa kasih sayang, peduli, dan keinginan untuk memiliki seseorang. Kedua rasa ini pasti Anda miliki untuk kedua orang tua Anda. Sekarang tinggal bagaimana cara Anda menunjukkan rasa tersebut kepada mereka agar mereka bisa merasakan cinta yang Anda miliki untuk mereka.

Setiap manusia yang lahir ke dunia pasti memiliki rasa cinta. Seperti saat lahirnya seorang anak ke dunia, sang ibu dan ayah akan senantiasa mencintai anaknya dengan sepenuh hati. Rasa itu pun ternyata dirasakan oleh sang anak. Secara alamiah rasa ini terlahir dan membentuk ikatan yang kuat antara orang tua dan sang anak.