Inilah Alasan Jangan Terlalu Cinta Sebelum Menikah

Inilah Alasan Jangan Terlalu Cinta Sebelum Menikah

Inilah Alasan Jangan Terlalu Cinta Sebelum Menikah – Cinta adalah suatu emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentuknya. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.

Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Cinta memang bisa bikin hati siapa saja berbunga-bunga. Saat jatuh cinta, dunia terasa begitu indah dan pasanganmu pun tampak Daftar Live22 sempurna. Dan itu pula yang membuatmu memberikan cinta totalitas untuknya. Namun, kamu mesti ingat. Bahwa semua yang berlebihan itu gak baik. Termasuk dalam mencintai seseorang. Apalagi kalau dia statusnya masih sekadar pacar, belum jadi pendamping sehidup semati.

1. Terlalu mencintainya bisa membuatmu lupa risiko berpisah
5 Alasan Jangan Terlalu Cinta Pasangan selama Belum Terikat Pernikahan

Jika cintamu padanya saat ini terlalu dalam, khawatirnya kamu gak bakal terima kenyataan ketika nanti ternyata putus di tengah jalan. Karena yang sudah berumah tangga saja bisa berpisah, apalagi yang statusnya baru pacaran.

Risiko berpisahnya besar, karena belum ada ikatan resmi antara kamu dan dia.Bukan berarti hubungan yang saat ini kamu jalani boleh dianggap gak serius, hanya saja, ketika telah menikah, ada tanggung jawab besar, yang membuatmu mau gak mau wajib berkomitmen, supaya pernikahanmu tetap kekal.

Sementara ketika pacaran, rasa tanggung jawab itu belum begitu kental. Dan ini pula, yang membuat banyak pasangan gampang mengucap kata putus saat berpacaran.

2. Dia belum tentu jodohmu
5 Alasan Jangan Terlalu Cinta Pasangan selama Belum Terikat Pernikahan

Jodoh ini memang misteri. Ada yang sudah bertahun-tahun pacaran, ternyata nikahnya malah dengan orang lain. Ada pula yang baru jadian beberapa bulan, sudah mantap menuju ke pelaminan. Oleh karena itu, selama janur kuning itu belum terpasang, mencintai pacarmu sewajarnya saja.

Karena bisa jadi, dia bukanlah jodohmu. Janganlah terlalu mesra layaknya suami istri. Nanti, yang rugi kamu sendiri. Sudah begitu mesra, eh ternyata gak jadi sama dia.

3. Bisa menyia-nyiakan masa mudamu
5 Alasan Jangan Terlalu Cinta Pasangan selama Belum Terikat Pernikahan

Waktu itu gak bisa diputar. Karena itu, mumpung masih muda, manfaatkan waktu dengan benar. Gunakan sebaik-baiknya untuk gali pengalaman dan pengembangan diri. Supaya nanti, gak berujung sesal.Kalau kamu terlalu fokus pada urusan percintaan di masa muda, ada banyak hal di hidup ini yang kamu abaikan, padahal penting.

Kariermu jadi gak berkembang, pertemananmu jadi terbatas karena ke mana-mana cuma sama pacarmu doang, pengalamanmu gak luas karena sebagian besar waktu habis untuk berpacaran. Sayang banget, kan?

4. Ada keluarga yang mesti kamu prioritaskan
5 Alasan Jangan Terlalu Cinta Pasangan selama Belum Terikat Pernikahan

Terlalu mencintai pacar, bisa membuatmu lupa dengan tanggung jawabmu terhadap keluarga. Ini penting sekali, terutama buat kamu yang besar di lingkungan keluarga yang kurang mampu.

Jangan sampai, ayah ibumu susah payah menyekolahkanmu, tapi hidupmu malah dipakai untuk urusan cinta semata. Padahal, status masih pacaran, artinya belum serius. Apa kamu gak mau, membahagiakan orangtuamu dulu.

Memastikan bahwa mereka bisa hidup layak dan tenang di masa tua mereka. Apa kamu tega, membiarkan adik-adikmu terlunta-lunta dengan pendidikannya karena kurang dana? Sementara kamu sibuk asyik berpacaran saja.

5. Perasaanmu dengannya, belum tentu sama
5 Alasan Jangan Terlalu Cinta Pasangan selama Belum Terikat Pernikahan

Bagaimana kamu mencintai seseorang memang menjadi hakmu. Tapi, harus kamu ingat pula, bahwa kamu gak bisa melihat isi hati seseorang. Cintamu yang teramat dalam untuknya, belum tentu dibalas sama. Bisa jadi, cintanya padamu hanya sekadarnya saja.

Buktinya sudah bertahun-tahun pacaran, dia masih saja enggan meningkatkan hubungan ke jenjang serius. Risiko kamu kecewa dan patah hati jadi besar! Saat jatuh cinta, sangatlah wajar kalau kamu merasa dia adalah ‘the one’.

Namun selama kamu belum menikah, hatimu tetap perlu di jaga supaya cintamu pada pacar, gak sampai berlebihan dan mengabaikan sisi hidupmu yang lain. Yang rugi kamu sendiri, kalau ternyata nanti cuma jagain jodoh orang.

Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan di berikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga di pengaruhi perkembangan semasa. Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke-21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu.