Beberapa Tips Dalam Memperbaiki Hubungan yang Bergejolak

Beberapa Tips Dalam Memperbaiki Hubungan yang Bergejolak

Beberapa Tips Dalam Memperbaiki Hubungan yang Bergejolak – Hubungan adalah kesinambungan interaksi antara dua orang atau lebih yang memudahkan proses pengenalan satu akan yang lain. Hubungan terjadi dalam setiap proses kehidupan manusia.

Hubungan dapat di bedakan menjadi hubungan dengan teman sebaya, orang tua, keluarga, dan lingkungan sosial. Secara garis besar, hubungan terbagi menjadi hubungan positif dan negatif. Beberapa pertengkaran terkadang beracun.

Akan tetapi, ada pula pertengkaran yang membawa pasangan melalui percakapan konstruktif dan koneksi yang dalam. Bila kalian sedang dalam hubungan bergejolak dan mulai kehilangan kepercayaan, berikut kami bagikan tips buat memulihkan hubungan yang berantakan.

1. Ambil waktu jeda sejenak
Bagaimana Memulihkan Hubungan yang Berantakan? Ini 5 Caranya!

Apabila kalian dalam keadaan emosi memuncak, pastikan kalian menunda perdebatan. Mengambil waktu jeda ini betulan berfungsi lho, baik agar kalian berpikir lebih jernih lagi maupun agar kalian meredakan emosi negatif.

Di lansir Growingself, salah satu langkah buat memulihkan kembali hubungan adalah membiarkan kalian mengambil waktu jeda hingga pagi tiba atau setidaknya jangan buru-buru memperbaiki hingga situasi tenang. Namun, kerap kali kamu mungkin belum cukup yakin apakah sudah betulan tenang dan bisa bicara kembali.

Bagaimana kamu mengetahui sudah bisa mengendalikan diri? Ketenangan dapat kamu peroleh ketika kamu mau mencari informasi relevan untuk solusi dan bersedia mendengarkan orang lain agar perspektif makin meluas.

2. Jangan ragu buat meminta maaf dahulu
Bagaimana Memulihkan Hubungan yang Berantakan? Ini 5 Caranya!

Langkah kedua yang dapat kamu lakukan meminta maaf. Bukan hal aneh kok buat mengatakan penyesalan atas keadaan yang memanas waktu itu. Misalnya, ketika kamu telah berbuat buruk dengan membentak, membanting pintu, atau bahkan memaki. Ketika orang emosi, bagian otak buat mengantisipasi sebab-akibat jadi gak berfungsi sehingga membuat orang mungkin kesulitan untuk mengartikan persepsi.

Bahkan ketika pasangan bertengkar bukan dengan meluap-luap alias dengan perilaku pasif agresif, itu juga bukan ide bagus. Entah kamu atau pasangan yang salah, coba untuk mengatakan permintaan maaf dengan tulus. Misalnya, “Aku minta maaf buat perilaku aku yang gak pantas kemarin” atau “Kamu layak di perlakukan dengan hormat. Gak peduli seberapa marah, aku bakal mencoba lebih baik lagi lain kali.”

3. Cari tahu apa yang kalian butuhkan dalam hubungan
Bagaimana Memulihkan Hubungan yang Berantakan? Ini 5 Caranya!

Pastikan kamu tahu letak kesalahanmu sebelum meminta maaf sama pasangan, ya. Karena kadang kala, pasangan hanya ingin di mengerti kebutuhannya. Buat permintaan itu menjadi kalimat yang spesifik agar pasanganmu merasa di pahami.

Coba kamu ingat kembali dan terima perasaan, harapan, keinginan, atau perspektif yang ada di kepala kamu maupun pasangan. Ini bukan berarti kamu selalu menyetujui pasangan dengan mengorbankan perasaan, akan tetapi mendengarkan dengan maksud dapat memahami pemicu konflik sehingga mencapai pada titik empati.

4. Gunakan pertengkaran ini agar kalian belajar dan bertumbuh
Bagaimana Memulihkan Hubungan yang Berantakan? Ini 5 Caranya!

Bertengkar dalam hubungan secara ekstrem sebenarnya bisa membantu kalian buat membicarakan topik penting yang biasanya enggan di bicarakan.

Selain itu, kalian mungkin akan mempelajari hal baru ketika masa pertengkaran, seperti menemukan solusi bersama di tengah krisis yang terjadi. Dr. Lisa Marie Bobby, di kutip dari Growingself, mengatakan bahwa pasangan sehat dan kuat akan membicarakan hal-hal yang mengganggu dan bekerja sama untuk menemukan solusi lebih baik bagi mereka.

Menurutnya, pertengkaran terburuk bisa jadi solusi baru ketika kalian mau mendengarkan satu sama lain dan mengakui rasa dengan jujur.

5. Bangun kembali kepercayaan dengan komunikasi yang sehat
Bagaimana Memulihkan Hubungan yang Berantakan? Ini 5 Caranya!

Di kutip dari Healthline, berbicara dengan pasangan tentang situasi yang terjadi, mungkin akan gak nyaman tapi jadi salah satu cara membangun kembali kepercayaan setelah pengkhianatan. Bagaimana sikap itu melukai harga diri atau perampasan kebutuhan kalian? Apa yang kalian rasakan tentang keadaan kala itu?

Beri kesempatan pasangan berbicara dan dengarkan ketulusannya. Kamu mungkin akan kesal selama percakapan. Tapi, hal itu lumrah dalam setiap usaha buat rujuk. Pasangan mungkin juga membutuhkan ruang dan waktu untuk menghadapi persoalan ini. Kamu bisa mengatakan bahwa kamu selalu ada untuknya untuk bergantung maupun bertukar pendapat.

Hubungan positif terjadi apabila kedua pihak yang berinteraksi merasa saling di untungkan satu sama lain dan di tandai dengan adanya timbal balik yang serasi. Sedangkan, hubungan yang negatif terjadi apabila suatu pihak merasa sangat di untungkan dan pihak yang lain merasa di rugikan.

Dalam hal ini, tidak ada keselarasan timbal balik antara pihak yang berinteraksi. Lebih lanjut, hubungan dapat menentukan tingkat kedekatan dan kenyamanan antara pihak yang berinteraksi. Semakin dekat pihak-pihak tersebut, hubungan tersebut akan di bawa kepada tingkatan yang lebih tinggi