Beberapa Perbedaan yang Sering Muncul Pada Pasangan

Beberapa Perbedaan yang Sering Muncul Pada Pasangan

Beberapa Perbedaan yang Sering Muncul Pada Pasangan – Sebuah pasangan  adalah penting lainnya dalam perkawinan, serikat sipil, atau pernikahan umum-hukum . Istilahnya netral gender, dimana pasangan pria adalah suami dan pasangan wanita adalah istri. Meskipun pasangan adalah bentuk dari orang penting lainnya, istilah yang terakhir juga mencakup pasangan non-nikah yang memainkan peran sosial yang mirip dengan pasangan, tetapi tidak memiliki hak dan kewajiban yang dilindungi undang-undang kepada pasangan.

Ini adalah terjemahan yang tidak lengkap dari bahasa Prancis épous / épouse, yang berjenis kelamin dua. Apakah kamu pernah berpikir bahwa sebenarnya kamu itu cinta atau hanya sekadar nafsu pada pasanganmu? Perbedaan keduanya mungkin bisa dilihat jika kamu sedang menonton film drama.

Tapi, saat kamu mengalaminya sendiri dalam hubungan asmara denganya, itu sangat tipis. Bahkan hampir gak bisa terlihat. Namun, tenang saja meski gampang-gampang susah. Perbedaan tersebut tetap bisa dilihat, kok. Coba saja perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Biar gak bingung lagi.

1. Kamu selalu ingin menghabiskan waktu bersama untuk berbincang
5 Cara Mengetahui Perbedaan Cinta dan Nafsu dalam Hubungan Asmara 

Sepasang kekasih yang tertarik pada fisik, mungkin mereka akan menghabiskan waktu saat bersama untuk berhubungan intim. Mereka gak terlalu ingin berbicara untuk saling mengenal lagi. Berbeda dengan sepasang kekasih yang saling jatuh cinta, mereka akan saling tertarik untuk lebih mengenal pribadi pasangannya melalui obrolan.

Bahkan, saking senangnya dan seru banget obrolannya, mereka bisa lupa waktu dan ternyata bisa sampai semalaman perbincangannya. Dua orang yang saling jatuh cinta itu gak akan kehabisan bahan obrolan saat sedang bersama. Mereka akan saling tertarik untuk mengetahui pendapat dari pasangannya.

2. Kamu gak bisa berhenti memikirkannya
5 Cara Mengetahui Perbedaan Cinta dan Nafsu dalam Hubungan Asmara 

Jika kamu menjalin hubungan percintaan dengannya dan setiap kali kamu hanya memikirkan fisik dia saja atau saat kalian berkontak fisik. Itu pertanda bahwa cintamu berlandaskan nafsu. Namun, bukan berarti kamu gak bisa berhenti memikirkannya karena nafsu saja, maksudnya di sini adalah ketika mengingatnya yang terbesit dalam pikiranmu hanya tentang kontak fisik di antara kalian.

Kalau kamu tulus jatuh cinta padanya, biasanya yang terpikirkan itu gak hanya sebatas segi fisik saja. Melainkan perkataannya, sifatnya atau momen-momen indah yang pernah kalian jalani bersama. Semua hal yang ada dalam dirinya akan terpikirkan olehmu dan lebih dari sekadar fisik saja.

3. Kamu ingin mengenal orang-orang terdekatnya
5 Cara Mengetahui Perbedaan Cinta dan Nafsu dalam Hubungan Asmara 

Dalam cinta itu memang ada nafsunya juga, namun apakah selama menjalin hubungan asmara kamu tertarik untuk bertemu dengan keluarganya, teman-temannya atau siapa saja yang menjadi bagian terdekatnya? Jika jawabanmu adalah gak, tentu kamu hanya nasfu saja terhadapnya.

Jika kamu benar-benar jatuh cinta, biasanya kamu ingin juga bisa mengenal lebih dalam tentang dia dan orang-orang terdekatnya, seperti keluarga, teman-temannya atau siapa saja yang berada di sekelilingnya. Apabila yang kamu rasakan adalah cinta, kamu pasti ingin berusaha membangun hubungan baik dengan orang-orang terdekatnya.

Untuk kamu yang benar-benar jatuh cinta dan ingin serius menjalin asmara, mengenal orang-orang terdekatnya adalah bagian penting yang gak bisa terpisahkan dari hubungan yang sedang kalian bangun bersama. Begitu pula denganmu, kamu juga sangat bersemangat untuk mengenalkannya pada keluarga dan teman-temanmu.

4. Kamu bisa menerima segala kekurangannya
5 Cara Mengetahui Perbedaan Cinta dan Nafsu dalam Hubungan Asmara 

Pada dasarnya seseorang sudah paham bahwa gak ada orang yang sempurna, selalu ada kekurangan dan kelebihannya. Namun, untuk kamu yang hanya nafsu padanya, hal ini sering dilupakan. Kamu hanya memikirkan versi idealnya dari pasanganmu dan gak pernah melihat bahwa ada kekurangan yang harus disadari dan dimengerti.

Wajar memang pada saat awal menjalin hubungan, orang akan menampilkan versi terbaiknya. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka akan mulai menunjukkan dirinya yang sebenarnya pada pasangannya. Hal ini tentu akan menjadi sebuah penentuan dalam hubungan, apakah hal itu akan meruntuhkan cintamu atau justru memperkuatnya dan melanjutkan ke tahap yang lebih serius.

Jika kamu tulus mencintai dan menyayanginya, kamu pasti akan menyadari dan mau menerima segala kekurangannya. Sebaliknya, dia pun juga begitu. Menerima kekuranganmu dan berusaha untuk saling melengkapi.

5. Kamu menyadari juga bahwa cinta itu butuh waktu
5 Cara Mengetahui Perbedaan Cinta dan Nafsu dalam Hubungan Asmara 

Apakah kamu masih meyakini sebuah pendapat yang mengatakan bahwa jatuh cinta itu bisa pada pandangan pertama? Dalam banyak hal itu bukanlah jatuh cinta, namun jatuh nafsu di pandangan pertama. Beberapa orang sering menyalahartikan kertertarikan pada fisik seseorang adalah sebagai cinta.

Perlu kamu sadari bahwa perasaan jatuh cinta yang sebenarnya itu sulit untuk muncul dalam waktu yang singkat. Jika kamu mempunyai kesadaran bahwa untuk bisa mencintai seseorang itu membutuhkan waktu, sehingga saat kamu mulai tertarik padanya, kamu selalu ingin mengenal dirinya lebih jauh lagi, itu tandanya kamu memang jatuh cinta. Bukan hanya sekadar nafsu saja.

Untuk kamu yang sedang bimbang apakah yang kamu rasakan itu cinta atau nafsu, gak perlu terlalu kamu ambil pusing. Saat menjalani hubungan asmara, cinta dan nafsu nantinya akan selalu membawa perbedaan.

Gak selamanya nafsu akan berakhir buruk, kok. Bisa saja hal tersebut justru akan membawa kamu menuju cinta sejati. Jadi, kamu gak usah memikirkan terlalu dalam, intinya adalah kamu hanya perlu membedakan antara cinta dan nafsu. Kemudian komunikasikanlah dengan baik bersama pasangan.

Namun, praktik ini sangat di batasi di banyak negara pada abad kedua puluh, dan undang-undang yang lebih modern cenderung mendefinisikan hak dan kewajiban pasangan tanpa mengacu pada jenis kelamin. Di antara negara-negara Eropa terakhir yang menetapkan kesetaraan gender penuh dalam pernikahan adalah Swiss. Pada tahun 1985, sebuah referendum menjamin kesetaraan hukum perempuan dengan laki-laki dalam pernikahan.

Reformasi baru mulai berlaku pada Januari 1988. Yunani, Spanyol, dan Prancis. Meskipun wanita yang sudah menikah di Prancis memperoleh hak untuk bekerja tanpa izin suami mereka pada tahun 1965,  dan otoritas ayah dari seorang pria atas keluarganya berakhir pada tahun 1970 (sebelum itu tanggung jawab orang tua hanya dimiliki oleh ayah yang membuat semua keputusan hukum.