Beberapa Hal Simple yang Membuat Hubungan LDR Menjadi Berakhir

Beberapa Hal Simple yang Membuat Hubungan LDR Menjadi Berakhir

Beberapa Hal Simple yang Membuat Hubungan LDR Menjadi Berakhir – Relasi jarak jauh  (Long Distance Relationships, disingkat LDR) merupakan  hubungan intim antara pasangan yang secara geografis terpisah satu sama lain. Mitra di LDR menghadapi pemisahan geografis dan kurangnya kontak tatap muka.

Ketika mencintai dan menjalin hubungan dengan seseorang tentunya kita ingin berada dekat dengannya dan bisa selalu ada kapanpun dibutuhkan. Akan tetapi, gak semua hal bisa berjalan seperti yang kita mau, dan terkadang keinginan itu harus terpendam karena keadaan yang mengharuskanmu dan doi menjalani hubungan jarak jauh.

Jarak yang membentang antara kamu dan pasangan merupakan salah satu tantangan dari hubungan jarak jauh, tapi tahukah kamu bahwa yang sering bikin hubungan LDR kandas justru bukanlah jarak? Tapi lima hal ini yang membuat hubungan jadi retak dan akhirnya berakhir kandas. Sering dianggap sepele tapi benar-benar penting dalam hubungan jarak jauh.

1. Cara komunikasi yang salah sehingga sering salah paham
Bukan Jauhnya Jarak, 5 Hal Ini yang Bikin Hubungan LDR Kandas

Banyak pasangan mengabaikan hal ini ketika menjalin hubungan, yaitu cara berkomunikasi yang benar dengan pasangan. Yang mana jika pasangan yang berdekatan saja bisa putus gara-gara komunikasi yang salah, apalagi hubungan jarak jauh yang kunci utama hubungannya adalah komunikasi.

Karena komunikasi yang salah bisa bikin kamu dan pasangan jadi sering salah paham, kurang memahami keadaan satu sama lain yang saling berjauhan, dan juga rentan bikin salah satu pihak sakit hati dengan cara bicara yang tidak tepat. Akibatnya adalah lama kelamaan hubungan jadi terasa semakin berjarak dan berakhir kandas.

2. Beda pemikiran tentang tujuan dari hubungan yang dijalani
Bukan Jauhnya Jarak, 5 Hal Ini yang Bikin Hubungan LDR Kandas

Jarak gak melulu menjadi penyebab berakhirnya sebuah hubungan, yang mana salah satu penyebab paling fatal ialah adanya perbedaan pemikiran tentang tujuan dari hubungan yang dijalani. Bisa jadi dari awal pacaran gak saling membicarakan hal ini yang membuat salah satu pihak jadi salah paham, atau adanya perubahan pikiran yang terjadi seiring berjalannya waktu yang membuatmu dan pasangan jadi tak sejalan lagi.

Misalnya seperti ini, kamu punya tujuan yang jelas dan ingin segera melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, akan tetapi pasanganmu ternyata tidak memiliki tujuan seperti itu dan masih ingin fokus dengan kariernya. Tak peduli sudah berapa lama pun hubungan yang dijalani pasti akan kandas, karena tidak ada gunanya untuk terus lanjut.

3. Suka memendam kekesalan sendiri kalau ada masalah
Bukan Jauhnya Jarak, 5 Hal Ini yang Bikin Hubungan LDR Kandas

Ketika tidak bisa saling bertemu dan menjelaskan secara langsung. Maka kunci utama dari hubungan jarak jauh sebenarnya terletak pada komunikasi yang sehat. Di mana antara satu sama lain harus saling terbuka dan berusaha menjaga komunikasi tentang segala hal supaya tidak adanya kesalah pahaman.

Makanya kalau salah satu pihak ada yang suka memendam, entah itu kekesalan, kecewa. Atau bahkan sakit hati terhadap suatu masalah, hal inilah yang sebenarnya membuat hubungan LDR kandas. Karena suatu hal yang harusnya bisa di selesaikan dengan baik. Malah berakhir menumpuk dan menghancurkan hubungan ketika sudah tidak bisa menahannya lagi. Seperti bom waktu yang membuat hubungan hancur kapan saja.

4. Kurangnya deep talk yang membuat satu sama lain jadi tak begitu saling memahami
Bukan Jauhnya Jarak, 5 Hal Ini yang Bikin Hubungan LDR KandasHal keempat yang juga membuat hubungan jarak jauh kandas ialah ketika kamu dan pasangan kurang melakukan deep talk yang membuat satu sama lain, jadi tidak begitu saling memahami. Kelihatannya memang sederhana. Tapi bicara secara mendalam dengan pasangan itu sangat perlu untuk mempererat hubungan, lho. Meskipun hanya lewat telepon sekalipun.

Karena ketika deep talk-lah sebenarnya baik kamu maupun pasangan bisa tahu pola pikir masing-masing terhadap apa yang terjadi dalam hidup, sudut pandang ketika menghadapi masalah, dan bagaimana menyeimbangkan pemahaman antara satu sama lain. Makanya, kalau hal ini tidak ada hubungan yang di jalani, maka kamu jadinya tidak begitu paham terhadap satu sama lain.

5. Cuma satu pihak saja yang melakukan effort demi hubungan
Bukan Jauhnya Jarak, 5 Hal Ini yang Bikin Hubungan LDR Kandas

Jika ingin sukses dalam berhubungan, maka salah satu kuncinya ialah adanya effort yang setara dari kedua belah pihak dalam memperjuangkan hubungan. Kalau cuma salah satu yang berjuang, sedangkan satunya lagi hanya pasrah dan tak ada usaha sama sekali. Maka cepat atau lambat hubungan pasti bakal kandas, terutama hubungan jarak jauh yang harusnya di perjuangkan dengan lebih besar.

Contoh effort yang mestinya di lakukan ketika menjalani hubungan jarak jauh ialah berusaha mengunjungi kota pasangan dalam jangka waktu tertentu demi saling melepas rindu. Atau juga saling mengusahakan komunikasi meski sama-sama sibuk. Pokoknya harus di lakukan secara seimbang, supaya hubungan bisa tetap bertahan dan gak berat sebelah.

Dari lima poin tadi, dapat di simpulkan bahwa yang membuat hubungan jarak jauh kandas. Dan justru hal-hal yang sering di anggap sepele. Karena jarak masih bisa di perjuangkan asalkan kedua belah pihak mau sama-sama berusaha. Jadi pahamilah baik-baik agar hubungan jarak jauhmu tidak berakhir kandas begitu saja.

Di dunia kita yang semakin mudah terhubung, kita memiliki kesempatan untuk bertemu dan belajar dari orang-orang dari seluruh dunia. Dan dengan peluang ini datang lebih banyak kesempatan untuk menemukan cinta, terkadang ribuan mil jauhnya dari rumah.

Hubungan jarak jauh (LDR) dulunya merupakan anomali, sering terjadi kemudian pada pasangan yang sudah mapan. Satu anggota harus pindah untuk belajar, bekerja, atau dinas militer, dan hubungan harus beradaptasi dengan perubahan ini.

Tapi sekarang, kita bisa jatuh cinta dari kejauhan juga. Dengan internet, semakin mudah untuk menjalin hubungan, romantis atau sebaliknya, bahkan sebelum bertemu orang lain “dalam kehidupan nyata”, atau IRL.